Total Tayangan Halaman

Sabtu, 23 November 2013

Kajian Apresiasi Budaya Melayu


BAB I
PENDAHULUAN
A.       Latar belakang
Perubahan sosial budaya adalah proses berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam kehidupan masyarakat. Perubahan budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam masyarakat, baik disadari maupun tidak. Perubahan itu terjadi sebagai akibat dari hakikaydan sifat dasar manusia yang selalu berubah mengikuti perkembangan zamannya.
Namun, pada hakikatnya perubahan sosial idaklah sama dengan perubahan budaya. Seyogyanyabterdapat perbedaan yang mendasar antara perubahan sosial dan perubahan budaya. Dimana perubahan kebudayaan mempunyai dimensi yang jauh lebih luas dari perubahan sosial dan perubahan sosial itu sendiri merupakan bagian dari beraneka ragam perubahan budaya yang dimiliki oleh masyarakat.
Sebagai gambaran, perubahan sosial dapat meliputi perubahan dalam perbedaan usia, tingkat kelahiran, penurunan rasa kekeluargaan antar anggota masyarakat sebagai akibat terjadinya arus urbanisasi dan modernisasi.  sedangkan perubahan budaya lebih menyangkut pada aspek-aspek kehidupan seperti kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, aturan hidup, dan filsafat.
Perubahan yang dialami oleh masyarakat tidak dapat dihindari, perubahan sosial dan budaya yang sering terjadi di masyarakat merupakan suatu mekanisme yang saling berkaitan. Tidak ada masyarakat yang tidak memiliki kebudayaan dan sebaliknya tidak mungkin ada kebudayaan tanpa masyarakat.
B.   Tujuan
Tujuan mempelajari bentuk perubahan kebudayaan adalah
·         Agar mahasiswa mampu mengidentifikasi gejala dari adanya perubahan yang sering terjadi seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman, sehingga mereka lebih memahami bagaimana mengantisipasi budaya yang masuk dan dapat memilah mana yang dapat dipakai dan mana yang tidak
·         Sebagai pengetahuan awal dari bentuk-bentuk perubahan kebudayaan yang nantinya akan ditemui pada kehidupan dimasyarakat.
·         Mahasiswa sebagai kaum intelektual  harus mengatahui dan dapat mengambil sebuah intisari positif dari setiap bentuk perubahan yang timbul, sehingga dengan kebuyaan yang barupun kita dapat mengkolaborasikan antara yang lama dengan yang baru sehingga terciptanya keselarasan dalam memakai budaya tersebut.

BAB II
BENTUK-BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
A.       Bentuk Perubahan Kebudayaan
Sesuai dengan sifat dari kebudayaan itu sendiri bahwasannya kebudayaan bersifat stabil tapi berubah, hal ini menunjukkan bahwa kebudayaan merupakan sebuah komponen yang ada pada setiap masyarakat yang akan selalu dinamis terhadap perkembangan zaman yang sedang terjadi, Sehingga kebuyaan itu tidak statis. Pada pengertian diatas jelaslah bahwa kebudayaan pasti akan mengalami perubahan pada tiap pergantian zaman, sehingga memungkinkan adanya bentuk dari perubahan itu sendiri.
Berikut ini merupakan bentuk-bentuk perubahan kebudayaan, yaitu :
1.      Berdasarkan waktu yang seiring dengan kebudayaan tersebut dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu
§   Perubahan secara lambat (Evolusi) yaitu perubahan yang memerlukan jangka waktu yang panjang. Adapun ciri-ciri dari evolusi adalah
a.    Memerlukan waktu yang lama
b.    Perubahan yang dikaibatkan kecil
c.     Perubahan tidak disadari oleh masyarakat
d.    Tidak diikuti konflik atau tidak menimbulkan kekerasan
§   Perubahan secara cepat (Revolusi) yaitu perubahan yang terjadi dalam tempo waktu yang sangat cepat. Adapun ciri-ciri perubahan revolusi adalah
a.    Membutuhkan waktu singkat
b.    Perubahannya besar karena menyangkut sendi-sendi pokok kehidupan.
c.     Perubahan disadari atau direncanakan.
d.    Sering dikuti konflik atau kekerasan.
2.      Berdasarkan pengaruhnya
Berdasarkan pengaruh yang ditimbulkan, bentuk perubahan kebudayaan dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu
§   Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan yang tidak membawa pengaruh langsung bagi kehidupan masyarakat.
§   Perubahan yang pengaruhnya besar adalah perubahan yang membawa pengaruh langsung terhadap kehidupan dimasyarakat karena perubahan yang terjadi pada unsur-unsur sosial budaya.
3.      Berdasarkan perencanaanya
Berdasarkan perencanaannya bentuk perubahan kebudayaan dapat dibedakan menjadi dua bagian, yakni
§  Perubahan yang dikehendaki atau direncanakan yaitu perubahan yang sudah diperkirakan sebelumnya oleh pihak-pihak tertentu yang ada dalam masyarakat.
§  Perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan yaitu perubahan yang tidak diperkirakan sebelumnya yang biasanya muncul sebagai dampak dari sebuah perubahan yang direncanakan.
4.      Berdasarkan hasil dan tujuan.
5.      Berdasarkan hasil dan tujuannya bentuk perubahan kebudayaan dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu
§  Perubahan sebagai suatu kemajuan (Progress)
Perubahan yang memberi dan membawa kemajuan pada masyarakat yang asal mulanya kehidupan tradisional menjadi kehidupan yang modern dengan segala fasilitas yang serba canggih yang intinya memberi kemudahan bagi masyarakat.
§  Perubahan sebagai suatu kemunduran (Regress)
Tidak semua perubahan akan menghasilkan kemajuan bagi masyarakat. Hal tersebut dikarenakan tidak semua perubahan yang tujuannya adalah kemajuan akan selalu berjalan sesuai rencana terkadang pada perubahan tersebut ada dampak negatif yang ditimbulkan.
6.      Berdasarkan besar kecil.
Berdasarkan besar kecilnya, bentuk-bentuk perubahan kebudayaan dibedakan menjadi dua bagian yaitu
§  Perubahan besar yaitu perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat.
§  Perubahan kecil yaitu perubahan yang terjadi pada unsur-unsur  strukutr sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat.
B.       Macam-macam proses perubahan budaya
-                                Akulturasi
Adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Dan kebudayaan asing itu lambat laun akan diterima dan diolah kedalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri.
-                                Asimilasi
Adalah pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru (Kebudayaan campuran)
-       Invention
Adalah masyarakat memperoleh atau menemukan suatu hal yang baru yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan dalam hidup

-       Inovasi (Pembaharuan)
Ide yang terdapat dalam pikiran manusia yang dituangkan untuk memperbarui suatu benda, cara berpikir dan sikap
-                                Modernisasi
Adalah proses perubahan tradisi, sikap, dan sistem nilai dalam rangka menyesuaikan diri dengan kemajuan yang telah dicapai oleh bangsa lain, sehingga suatu bangsa dapat bertahan secara wajarditengah-tengah tekanan berbagai masalah hidup didunia dewasa ini.
-                                Globalisasi
Adalah suatu sistem atau tatanan yang menyebabkan seseorang atau negara tidak mungkin untuk mengisolasikan diri sebagai akibat dari kemajuan teknologi dan komunikasi dunia.
C.   Faktor Penghambat Perubahan Kebudayaan
Kebudayaan merupakan suatu sistem dengan maksud bagian dari kebudayaan itu saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Perubahan unsur kebudayaan akan mempengaruhi unsur-unsur yang lainnya. Demikian halnya dengan sebuah kemajuan, didalamnya terdapat hal-hal yang mendukung dan menjatuhkan. Berikut ini adalah faktor penghambat perubahan kebudayaan adalah sebagai berikut:
  1. Kurangnya berhubungan dengan masyarakat yang lainnya atau kurang terbuka dengan masyarakat
  2. Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan didalam masyarakat yang disebabkan oleh kehidupan masyarakat yang terasing dan tertutup.
  3. Sikap yang masih sangat tradisional sehingga sangat sulit untuk menerima hal-hal yang masuk kedalam masyarakat
  4. Rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
  5. Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal nbaru yang masuk (Asing)
  6. Adanya pendangan yang pesimistis terhadap suatu hal yang baru. Dan berpikir bahwa tidak memungkinkan adanya perbaikan sehingga mereka tidak memperdulikan apa yang masuk ditengah-tengah mereka
  7. Adanya ideologi pada unsur-unsur yang bersifat kerohanian yang biasanya diartikan sebagai usaha yang berlawanan dengan ideologi masyarakat.
D.       Faktor Pendorong perubahan kebudayaan
  1. Adanya kontak dengan kebuyaan lain yag dapat menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-oenemuan baru yang telah dihasilkan
  2. Sistem penidikan formal yang maju. Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia. Terutama pada pola pikir yang membiasakan pada pemikiran yang ilmiah, rasional dan objektif
  3. Bersikap terbuka terhadap kebudayaan yang masuk, hal ini seperti sikap toleransi, sikap menghargai terhadap karya orang lain.
  4. Heterogenitas penduduk yang masing-masing elemen mempunyai latar belakang budaya, ras, ideologi yang berbeda akan lebih muda menimbulkan kegoncangan sebagai pendorong dari timbulnya sustu bentuk perubahan budaya.
  5. Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat menimbulkan perubahan bentuk budaya tersebut.
  6. Globalisasi yang merupakan proses perubahan yang banyak sekali menuai berbagai macam pendapat tentang kehadirannya yang sangat berpengaruh sekali dalam proses perubahan suatu budaya.
















BAB III
PENUTUP
A.   Simpulan
  • Perubahan budaya akan mengubah adat, kebiasaan, cara pandang bahkan ideologi suatu masyarakat.selain itu perubahan dapat mengarah pada hal-hal positif (kemajuan) dan hal-hal negatif (Kemunduran)
  • Apapun bentuk perubahan yang terjadi pada masyarakat akan menghasilkan suatu bentuk pola dan kondisi masyarakat yang baru.
  • Pengaruh perubahan bentuk kebudayaan dapat terjadi oleh adanya beberapa faktor yang mendorong dan menghambat. Yang kedua hal tersebut merupakan sebuah fenomena yang selalu kita temui dalam kehidupan kita.
  • Perubahan bentuk kebudayaan memiliki dampak yang positif dan dampak yang negatif, diantara dampak positif dari adanya perubahan tersebut adalah mengantarkan manusia pda proses zaman yang serba maju baik dari segi alat-alat teknologi, pola pikir bahkan prilaku. Sedangkan dampak negatif timbulnya perubahan budaya adalah hilangnya rasa tradisionalisme yang menyebabkan ketidaksadaran manusia terhadap budaya nenek moyang, sehingga kuur yang baik dari budaya dulu hilang begitu saja.
B.   Saran
  • Setelah mempelajari tentang bentuk perubahan pada kebudayaan tersebut sebaiknya kita sebagai mahasiswa atau kaum intelektual tentu harus bisa menentukan sikap terhadap dampak perubahan sosial budaya tersebut yang terjadi ditengah-tengah masyarakat
  • Tidak mau begitu saja menerima setiap kebudayaan yang masuk, sehingga kita harus menyaring terlebih dahulu dan dapat mengambil sisi baik dari setiap kebudayaan yang masuk tersebut
  • Memperluas pengetahuan untuk menambah khazanah agar dapat terus mengikuti perkembangan zaman dengan memperluas pengetahuan dan teknologi yang semaikn berkembang. Namun disisi lain, nilai-nilai dan norma kehidupan bangsayang luhur dapat terus kita jaga dan kita lestarikan.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar